Ticker

10/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


 

STKIP Muhammadiyah Kalabahi Gelar Seminar Nasional SDM Unggul Bersama Prof. Dr. Tobroni, M.Si.

 

KALABAHI, 30 Agustus 2026 – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema "Membangun Ekosistem SDM Unggul Berdaya Saing Global". Acara yang berlangsung pada Minggu (30/8) ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Tobroni, M.Si., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga, dosen, guru, dan puluhan mahasiswa.

Penyampaina materi oleh Prof Tobroni

Dalam pemaparannya, Prof. Tobroni menegaskan bahwa pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di tingkat global memerlukan penguatan multidimensi kehidupan serta keberlanjutan ekosistem pendidikan tinggi yang berkarakter.

Materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Tobroni, M.Si. terbagi ke dalam empat pilar utama:

1. Dimensi Komponen Kehidupan SDM

Pengembangan manusia unggul harus menyentuh tujuh dimensi holistic yaitu; (a) Spritualitas: Fondasi iman, moralitas, dan kesadaran ketuhanan sebagai pengarah etika kehidupan. (b) Biologis: Kesehatan fisik, kebugaran, dan ketahanan tubuh sebagai penopang aktivitas produktif. (c) Ekonomi: Kemandirian finansial, efisiensi sumber daya, dan kemampuan menciptakan kesejahteraan. (d) Ekologi: Kesadaran lingkungan hidup dan kepedulian terhadap kelestarian alam secara berkelanjutan. (e) Psikologi: Keseimbangan mental, ketahanan emosional (resilience), dan dorongan berprestasi. (f) Sosiologi: Kemampuan berinteraksi, bergotong-royong, dan membangun modal sosial dalam masyarakat. (g) Antropologi: Pemahaman atas nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta identitas peradaban.

2. Core Business Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA)

Sebagai bagian dari jaringan PTMA, STKIP Muhammadiyah Kalabahi mengemban tiga pilar utama yaitu; (a) Pengembangan Sumber Daya Insani: Membentuk kepribadian mahasiswa yang utuh cerdas akal dan mulia akhlak. (b) Pengembangan Generasi IPTEKS: Menguasai serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang responsif terhadap zaman. (c) Penjaga Moral: Menjadi benteng etika sosial dan moral bangsa di tengah arus globalisasi.

3. Kualitas SDM & Indikator Keunggulan

Untuk menghasilkan SDM berdaya saing global, terdapat lima aspek kualitas dasar yang harus dipenuhi yaitu; (a) Ideologi: Penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang terintegrasi dengan Ke-STKIP-an. (b) Kualifikasi Pendidikan: Kualifikasi formal (jenjang akademik) serta tambahan (skill sertifikasi dan keahlian spesifik). (c) Kualifikasi Fungsional: Penguasaan aspek leadership (kepemimpinan), entrepreneurship (kewirausahaan), dan profesionalisme kerja. (d) Produktif: Dorongan menciptakan inovasi, efisiensi operasional, dan nilai tambah (added value) dalam setiap karya.

4. Pilar Ekosistem SDM Berdaya Saing Global

Keberhasilan penguatan SDM ditentukan oleh terbentuknya keterpaduan ekosistem yaitu; (a) Quality Human Resources: Ketersediaan tenaga pendidik dan lulusan yang teruji secara mutu. (b) Ecosystem: Lingkungan akademik dan sarana pendukung yang kondusif bagi pembelajaran. (c) Distinction / Excellency: Keunggulan spesifik dan keunikan yang menjadi pembeda lembaga. (d) Networking: Jaringan kerja sama antarlembaga, dunia usaha, dan jejaring internasional. (e) Quality Culture: Budaya mutu yang terinternalisasi dalam setiap aktivitas operasional institusi.

Seminar Nasional ini menegaskan bahwa pembangunan SDM unggul dan berdaya saing global memerlukan penguatan holistik pada tujuh dimensi kehidupan manusia yang berlandaskan pada core business Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah sebagai pengembang sumber daya insani, generasi IPTEKS, dan penjaga moral. Keberhasilan hal tersebut dapat dicapai melalui peningkatan kualitas SDM secara ideologis, akademis, fungsional, dan produktif, yang ditopang oleh ekosistem pendidikan berlandaskan budaya mutu, keunggulan khas, serta jaringan kerja sama yang kuat. (Sudarto)



Posting Komentar

0 Komentar