KALABAHI – Ketua Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Alor memberikan pembekalan dan edukasi politik
bagi mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
STKIP Muhammadiyah Kalabahi. Kegiatan tersebut mengusung tema
"Kewarganegaraan Berbasis Keadilan Ekologis dan Etnopolitik Lokal".
Ketua
KPU menjelaskan materi kepad mahasiswa
Dalam pemaparannya, Ketua KPU Alor Munawir Laamin, S.Pd menekankan pentingnya peran generasi muda khususnya mahasiswa baru PPKn dalam memahami konsep kewarganegaraan yang tidak hanya terbatas pada hak dan kewajiban politik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan serta dinamika budaya lokal. Mahasiswa diajak untuk melihat masalah lingkungan sebagai bagian integral dari tanggung jawab kewarganegaraan.
Kesadaran ekologis dinilai penting agar pembangunan dan kebijakan publik di Kabupaten Alor tetap menjaga kelestarian alam. Selain itu, pemahaman terhadap struktur sosial dan budaya lokal menjadi kunci dalam merawat kerukunan serta demokrasi yang inklusif di Alor, tanpa mengabaikan nilai-nilai kebangsaan.
"Mahasiswa PPKn harus menjadi garda terdepan dalam
merawat demokrasi yang berwawasan lingkungan dan menghargai akar budaya lokal.
Kewarganegaraan hari ini bukan hanya soal bilik suara, melainkan bagaimana kita
menjaga kelestarian ruang hidup dan merawat harmoni sosial di Kabupaten
Alor," tegas Ketua KPU Kabupaten Alor di hadapan puluhan mahasiswa baru".
Sebagai calon pendidik dan agen perubahan, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan wawasan lingkungan dan kearifan lokal ke dalam pembelajaran serta kehidupan bermasyarakat.
Acara yang berlangsung
interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para mahasiswa baru
antusias mendiskusikan tantangan demokrasi, peran masyarakat adat serta isu-isu
lingkungan di wilayah kepulauan Alor.
Ketua Program Studi PPKn STKIP Muhammadiyah
Kalabahi Sudarto Lukman Lema, M.Pd. menyambut baik inisiatif dan pemikiran yang disampaikan oleh KPU
Kabupaten Alor. Menurutnya, pemikiran mengenai keadilan ekologis dan
etno-politik lokal sangat relevan dengan kurikulum dan visi prodi dalam
mencetak pendidik yang berkarakter dan berwawasan luas. (Sudarto)
0 Komentar